Opini

Kemerdekaan itu?

09.00.00 Rizky Ashyanita 15 Comments


Selamat Pagi, Selamat tanggal 18 Agustus, Selamat Ulang Tahun Negaraku tercintah Republik Indonesia ( maap telat ), Selamat Bersiap – siap buat kamu kamu yang besok masuk sekolah : )


O iya, kemarinkan Hari Ulang Tahun Indonesia ya? Biasanya kalian ngapain kalo lagi kemerdekaan gini? upacara bendera ( itu wajib bagi anak sekolahan dan pejabat pemerintahan ), ikut lomba kemerdekaan ( tarik tambang, panjat pinang, balap karung ), atau tidur doang memanfaatkan libur? hehehe #evillaugh. Kalo saya sih biasanya upacara pas waktu sekolah tapi sekarang udah jadi pengangguran jadi gak upacara. kalo gak gitu ikut lomba pas saya jaman masih SD, sekaraang udah enggak juga. Nah, kegiatan yang paling gak ketinggalan itu nonton karnaval ( karnavalnya masih tanggal 19, jadi belom bisa ngepos ) sama nulis, nulis apa aja, termasuk nulis tulisan ini, pokoknya tulisan yang kayak gini loh. hehehe. 

Bdw, ini ulang tahun RI yang ke 68. Berarti Indonesia udah merdeka 68 tahun, ya kan? Tapi kok rasanya semakin kesini, semakin tua, semakin bobrok aja ya Indonesia. Apa gara – gara usianya semakin tua? Jadi udah masuk usia pensiun ? *Lu pikir pegawai negeri qiu, hahaha.* Oke,lupakan tulisan saya tentang pensiun. Jadi, kenapa Indonesia semakin kesini semakin hancur ya negaranya? Bukan, bukan hancur porak poranda kaya abis gempa atau tsunami gitu. Tapi hancur yang saya maksud itu hancur moralnya, moral pemimpin serta generasi penerusnya. Kenapa? Kenapa? K E N A P A? *zoom in zom out*


Liat aja sekarang, korupsi dimana – mana. Dari mulai yang kroco – kroco sampai mentripun ada yang korupsi. Dari anak kecil sampai nenekkakek jompopun korupsi. Parahnya itu ketika orang yang berpendidikan itu korupsi, mau ditaruh dimana itu muka? Ditutup tas kresek apa mau di potong kepalanya? Jelas – jelas mereka itu dulunya di ajari mana yang baik mana yang buruk di SD, diajari hal – hal yang termasuk pelanggaran hukum di SMP, dan diajari pasal – pasal hukuman untuk para pelanggar hukum di SMA. Apa itu semua kurang? Oke, di AL-Quranpun sudah disebutkan bahwa makhluk yang melanggar larangan-NYA akan mendapat DOSA, SIKSA dan masuk NERAKA. Apa semua itu kurang jelas meyakinkan para tikus – tikus itu bahwa perbuatannya itu tak boleh dilakukan? Apa memang mereka itu ACUH? Kalo iya, mau dijadikan apa NEGARA kita ini?

Bagaimana Negara kita tidak hancur kalo begitu ceritanya? Coba tengok postingan saya sebelumnya tentang ujian nasional. Itu salah satu bentuk kehancuran dari generasi yang katanya menjadi generasi penerus bangsa ini. Apa tidak semakin hancur saja nanti bangsa ini. Mungkin 50 -100 tahun kedepan sejarah akan mencatatkan bahwa “ Dulu 50 – 100 tahun yang lalu ada Negara yang namanya Indonesia, tapi Negara itu hancur akibat rusaknya moral generasi – generasi penerusnya “. Apa kita mau seperti itu? Apakah kita tidak kasian kepada pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia selama berabad - abad dan kita yang tinggal meneruskan saja

malah mengecewakan. Pasti di dalam hati kecil kalian yang baca tidak ingin ada sejarah semacam itu, sayapun juga. Lantas apa yang bisa kita perbuat?
 Sebelum kalian bertanya apa yang kita bisa perbuat untuk bangsa kita ini, kalian cari tahu dulu deh APA ARTI DARI KEMERDEKAAN – yang sebenarnya - itu?


Nah, setelah kalian tahu apa arti dari sebuah kata KEMERDEKAAN, pasti kalian mempunyai cita – cita luhur untuk bangsa ini. Seperti, ingin menghilangkan korupsi di negri Ini, menjadikan negri ini menjadi Negara maju, atau mungkin ingin memberantas kebodohan dan kemiskinan. Nah, setelah itu baru deh kalian tanya “ Apa yang bisa kalian perbuat untuk memperbaiki bangsa ini? “. Mudah saja, coba kalian menginstropeksi diri kalian dulu. Apa kalian sudah menjadi generasi yang patut mendapat julukan generasi penerus? Kalo sudah, coba kalian lakukan hal – hal sepele tapi berdampak besar, seperti mengingatkan teman tidak mencontek saat ulangan, mendirikan taman baca di daerah yang tidak tersentuh dunia pendidikan, atau mencoba menulis essay di Koran bagian mengkritik pemerintah. Ya, semoga saja hal – hal kecil tersebut dapat membawa perubahan bagi bangsa ini. Kan yang besar berawal dari yang kecil.

Gimana? Udah kebuka belum mata dan hatinya untuk mengubah bangsa ini?

Ingat kata Bung Karno “ Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia “. Kalo dunia aja dapat di ubah oleh satu orang pemuda, apakah INDONESIA yang mempunyai banyak pemuda tidak bisa mengubah bangsanya?


PEMUDA, MENGUBAH DUNIA


You Might Also Like

15 komentar:

  1. bobroknya moral mungkin karna kurangnya pemahaman tentang agama *tsah* yg penting kita sebagai penerus bisa menjadi yg lebih baik biar bisa membuat perubahan yg lbh baik

    BalasHapus
  2. bobroknya udah kompleks ke akar2nya sih..
    yang penting apa yang bisa kita lakukan untuk negeri ini menjadi lebih baik? maka lakukan :D

    artikel yang bagus dan menggugah :D

    BalasHapus
  3. kata-kata bung Karno emang seharusnya menjadi motivasi buat pemuda/i indonesia utk membangun bangsa ini mjd lebih baik, yaa smga kita termasuk salah satunya :) nice post (y)

    BalasHapus
  4. Menurutku Indonesia udah makin baik kok. Bandingin sama dulu. Korupsi jaman dulu juga banyak, tapi jarang ada yang bisa ditangkepin. Menurutku akhir-akhir ini pemberantasan korupsinya udah makin bagus... Jangan dilihat negatifnya terus, Indonesia ini positifnya juga banyak kok. (Terpengaruh postingan Erick.)

    BalasHapus
  5. *setuju sama komentar diatas hehehe

    iya, padahal pemberantasan korupsinya semakin bagus. atau jarang keliatan aja ya.. indonesia juga banyak prestasinya loh. cek aja di timeline twitter @GNFI :))

    BalasHapus
  6. yaahh seperti postingan aku emang masalah-masalah di Indonesia seolah tak ada ujung-ujungnya, kemiskinan, kebodohan, kemelaratan, apalagi korupsi sudah menjamur di negeri ini #ngenes aja sih dan sebagai anak bangsa yang masih berjiwa muda amanah itu ada di pundak kita, kalau bukan kita siapa lagi yang bisa mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih berperadaban.

    BalasHapus
  7. Indonesia gak bobrok kok. cuma beberapa oknum ajah yang kurang sadar. ehh entah kurang sadar atau sengaja gamau sadar. tapi coba deh kita liat dari sudut pandang yang berbeda! alias kita jangan stuck melihat negatifnya tanpa berusaha memperbaikinya. coba deh liat prestasinya dan kita akan menemukan betapa membanggakannya negara tercinta kita ini :')

    BalasHapus
  8. Korupsi jaman sekarang itu lebih para ketimbang dimasa orde baru pas pak soeharto yang jadi presiden.
    Karena korupsi sekarang cenderung memakan dana apbn, perampokan, suap-suapan. Kalo di orde baru umumnya cuma memakan dana non bujuter. Terus yang levil kecil juga nggak ada yang berani korupsi, soalnya kalo ketangkep. Pasti udah wassalam tanpa meninggalkan jejak. Coba liat sekarang? oknum-oknum kecil aja udah belajar jadi tikus. :)

    Dan, perbandingan dulu sama sekarang, ya lebih bobrok sekarang. Ini dilihat secara realistis aja ya. Hutang di jaman orde baru dibandingkan jaman sekarang. Jauh lebih parah jaman sekarang #CMIIW

    BalasHapus
  9. Indonesia sudah merdeka Kok, kita sudah merdeka dari penjajah. Yg saat ini indonesia perlukan adalah MERDESA. Kita udah merdeka tapi belom MERDESA! Kita belum patut dan sedang menuju itu. Gak ada yg salah dengan indonesia, indonesia hari ini adalah perbuatan Masa Lalu. Nah sekarang pertanyaannya "Maukah kita menjadi Orang yg Mengubah Masa Depan?" :)

    BalasHapus
  10. ya, you are right!! jadi kita sebagai generasi penerus bangsa mulai skrang harus bekerja mati matian untuk melakukan apa yang kita bisa demi Indonesia tercinta! Merdeka!!!

    BalasHapus
  11. gue juga gedeg banget sama para koruptor, dia di sekolahin sampe sarjana, sampe jadi orang gede tapi ujung''nya malahan korupsi, bakar aja dah orang kayak gitu. kalo hukum koruptor berupa hukuman mati, pasti mereka pada takut. setuju... ????
    emang bener sih perkataan lo, kalo gue mao ngerubah negri ini, gue harus intropeksi dulu sama diri gue sendiri. apakah gue udah jadi orang yang bener, bermanfaat ??
    dan smoga yg mikir kayak gini smua pemuda indonesia. aminn.....

    BalasHapus
  12. Bener banget sih..
    Moral Indonesia semakin kesini semakin menyedihkan..
    Buktinya sekarang pemuda Indonesia mulai banyak yg bikin video bokep amatir -___-

    Semakin kesini juga semakin banyak aja, pemuda Indonesia yang enggak apal sama pancasil, lahu kebangsaan, nama pahlawan dan sejarah..

    Emang kenyataannya gitu sih, walaupun banyak prestasi lain -_-

    BalasHapus
  13. Ketika mengatakan negara ini hancur, maka berilah solusi, bukan hanya mencaci. Seharusnya begitu.

    Setelah memberi solusi, mari segera beraksi, Tidak hanya berakting di medsos, tapi aksi sebenarnya nol. Nah, kita sebagai pemuda bisa memulainya dari hal yang kecil, mulai saat ini, dimulai dari diri sendiri. Sudah merdekakah Anda, dan kita "dalam arti sebenarnya"?

    BalasHapus
  14. korupsi terlihat makin banyak, karena sekarang banyak di ekspos media. coba zaman dulu, jarang banget media yang menggembar-gemborkan tentang korupsi, makannya korupsi jaman dulu keliatan dikit. padahal sama aja, mungkin bisa jadi lebih banyak.
    menurut ku sih, sekarang ini Indonesia udah jauh lebih baik kok karena udah berani membeberkan kasus2 korupsi walaupun sekarang ini uang masih bisa ambil kendali. Tapi kita harus beri udzur juga sama pemerintah. ngatasin berjuta juta rakyat itu gak gampang. kalo kita mau, kita juga harus siap action jangan cuma komat kamit^^ ayoo berjuang para generasi muda :)

    BalasHapus
  15. "Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia "
    benaaaaaar banget ini.. mari kita jadi pemuda yang mengubah dunia. SEMANGAAAAAAAAT :)

    BalasHapus

Seperti didengarkan jika kamu memberi komentar :)