Flash Fiction

Pangeran Kodok

19.46.00 Rizky Ashyanita 1 Comments

Tak seperti cerita klasik tentang pangeran kodok
Ia bukan pangeran yang dikutuk menjadi kodok
Dan akan kembali lagi menjadi pangeran ketika sang putri menciumnya
Ia lebih dari itu
Ia memang kodok, tapi ia berbeda
Ia mempunyai mata yang besar layaknya kodok pada umumnya
Tapi mata indah itu berbingkai
Ia mempunyai kulit kasar
Tetapi berwarna lebih terang dari yang lainnya
Tiap malam ia akan mengeluarkan suaranya
Tapi suara itu lebih indah dari sekedar “ Koek koek “
Amphibi, ya itu salah satu cirinya
Bukan dua alam, tetapi ia mempunyai dua sifat yang berbeda
Apapun bentuk kodok ini aku menyukainya dan aku mengaguminya
Kau bukan hanya sekedar kodok, hei pangeran kodok
Kau lebih dari itu bahkan dengan tulisan inipun tak cukup untuk mendiskripsikanmu

Selamat malam, sore ini indah yaaaa

You Might Also Like

1 komentar:

  1. Binatang yang hidup di dua alam, disebut dengan binatang Dunia - Akhirat :D

    BalasHapus

Seperti didengarkan jika kamu memberi komentar :)