Hiburan

[Newes] Insurgent, the Divergent Series

19.00.00 Rizky Ashyanita 5 Comments


Ketidaksukaan saya terhadap film action membuat salah satu teman saya sedikit jengkel. Memang saya adalah seseorang yang melankolis sempurna jadi kalo liat film sukanya liat film yang romantis atau film yang bisa buat saya jadi kebanjiran air mata. Beda dengan film action, sebagai seorang melankolis pasti akan mengatakan bahwa film action adalah film yang kejam, sayapun juga beranggapan demikian. Apalagi di film action pasti akan banyak penembakan, pembunuhan, dan darah yang berceceran. Itu salah satu alasan saya tidak menyukai film action.

Tetapi, rasa ketidaksukaan saya terhadap film action sedikit luntur setelah saya menonton film Divergent. Berawal dari paksaan teman saya untuk menonton film itu, akhirnya dengan terpaksa juga saya menontonnya. Takut, kaget, dan ngeri itulah perasaan awal saya menonton film itu. tapi 10 menit kemudian saya malah menikmati jalan cerita film tersebut. Film yang menceritakan sebuah negara dengan pembagian faksi didalamnya membuat saya penasaran dan ingin cepat - cepat melanjutkannya. Tetapi setelah film itu usai dengan ending yang menurut saya sangat aneh karena membuat saya penasaran, membuat saya menginginkan cerita selanjutnya. Harapan saya ternyata tidak sia-sia, Film yang diadaptasi dari sebuah trilogi itu ternyata akan dirilis seri keduanya yaitu "Insurgent". Disitu saya ingin sekali cepat melihat terusan ceritanya.


Mendengar dari teman yang juga menantikan film itu, bahwa Insurgent telah tayang di bioskop membuat saya ingin segera ke bioskop. Gak tanggung-tanggung, rasa capek yang melanda karena baru selesai aksi pagi itu tak menggoyahkan kemauan saya untuk menonton film tersebut. Jadi, hari minggu kemarin tanggal 22 Maret 2015 saya dan teman saya akhirnya nonton juga film tersebut. Awalnya agak pesimis mengenai kursi, takut aja kalo kursinya udah full soalnya filmnya baru ditayangin 20 Maret kemarin. Mungkin karena rezeki anak solehah, kita masih dapat tempat duduk, yay :)

Setelah berhasil meloloskan diri, Tris dan Four kini berada di daerah Amity. Disaat itu Tris memutuskan untuk merubah penampilannya karena merasa masih bersalah dengan kematian orang tua dan teman baiknya. cerita berlanjut sampai pasukan Jeanine menyerbu Amity untuk mencari seorang Divergent agar ia dapat membuka sebuah kotak yang ia temukan di reruntuhan rumah orangtua Tris. Dari situ pergejolakan dimulai, ketika Tris bertemu dengan Insurgent yag ternyata pemimpinnya adalah ibu Four, kakaknya Celeb memisahkan diri darinya, dan Tris yang menyerahkan diri ke Jeanine untuk membuka kotak itu karena ia adalah seorang Divergent 100 %.


Bagi seorang yang tidak terlalu menyukai film action menurut saya film ini udah sangat mengerikan. Banyak darah berceceran disana. Mungkin pendapat ini akan berbeda untuk yang menyukai film action. Setidaknya teka-teki kelanjutan film itu sudah terjawab disini. Menurut saya ending di film ini kurang greget dari pada film pendahulunya. Jika saya tidak penasaran dengan apa yang ada dibalik tembok yang melindungi negri itu mungkin saya tidak akan memutuskan untuk menonton kelanjutan dari trilogi ini. Tapi overall saya suka sama filmnya, jalan ceritanya mungkin yang saya suka. Dan di Insurgent ini akhirnya dua faksi yang di film Divergent tidak tayangkan, di film ini ditayangkan posisinya.

Untuk kalian yang penasaran, udah deh tonton aja. Gak rugi kok menurut saya, ya setidaknya aklian tidak penasaran lagi, hehe

You Might Also Like

5 komentar:

  1. Aku udah nonton nih pas hari pertama rilis :D

    BalasHapus
  2. saya udah nonton nih. Kalau menurut saya, ending Divergent yang gak bikin penasaran. :D

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sori tadi salah ketik.

      Menurut saya, meskipun film action, film ini memang bisa ditonton oleh orang melankolis. Ending film ini sangat membuat penasaran ada apa dibalik tembok pembatas, karena pada ending scene terjadi adegan ibunya Four si pemimpin insurgent menembak pimpinan erudite. Sang penulis novel ini sangat mahir dalam membuat cerita yang susah ditebak

      Hapus

Seperti didengarkan jika kamu memberi komentar :)